Kamis, 14 Februari 2008

Ranking Fair Play UEFA: Inggris Teratas, Bonus pun Menanti

Nyon - Inggris kini tengah berada di peringkat pertama dalam rangking fair play UEFA. Jika bisa mempertahankan posisi tersebut sampai bulan April, maka akan ada bonus tersendiri bagi klub-klub asal Inggris. Adalah penambahan jatah klub untuk berlaga di Piala UEFA musim depan menjadi bonusnya.
Jika mereka bisa mempertahankan posisi tersebut hingga penilaian ditutup pada bulan April maka sebuah jatah ekstra sudah menunggu klub-klub Inggris di babak kualifikasi pertama Piala UEFA.

Seperti diberitakan oleh Eurosports, Selasa (13/2/2008) rangking fair play dinilai berdasarkan penampilan klub-klub dan tim nasional di kompetisi yang berlangsung di Eropa. Penilaian tersebut juga memiliki beberapa kriteria seperti tingkah laku para pendukung, permainan yang positif, hormat kepada lawan main, hormat kepada wasit, dan paling sedikit menerima kartu kuning dan kartu merah.
Selain Inggris, ada dua tempat lain yang butuh penghuni. Tempat tersebut akan diberikan kepada negara yang finis di rangking fair play dengan nilai rata-rata di atas delapan. Norwegia, Jerman, Swedia, Prancis, Denmark, Spanyol, Estonia, dan Finlandia adalah negara lain yang berpeluang untuk meraih tempat tersisa itu.
Ketiga klub yang berasal dari negara yang memenangi jatah fair play ini akan ditambah oleh tiga klub lainnya yang mendapat penghargaan fair play dari negara masing-masing. Jika klub yang bersangkutan sudah mengamankan jatah ke Piala UEFA melalui jalur kompetisi maka tiket tersebut akan diberikan kepada tim fair play terbaik kedua

Read More......

Rabu, 13 Februari 2008

5 Agustus, Nurdin Harus Mundur (omong kosong?)

JAKARTA-Akhirnya, sampailah Nurdin Halid pada kuldesak alias jalan buntu. Mau tidak mau, politisi Partai Golkar yang tengah dipenjara karena kasus korupsi itu harus lengser dari kursi Ketua Umum PSSI. Hal itu seiring keluarnya surat resmi Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) kepada PSSI.
Dalam surat bertanggal 5 Februari itu, FIFA menegaskan dua hal penting kepada otoritas sepak bola Indonesia. Perihal pertama, menyangkut penyelesaian penyempurnaan pedoman dasar PSSI. Sedangkan penegasan kedua dari FIFA terkait pemilihan kepengurusan baru.
FIFA memberi waktu kepada PSSI tiga bulan untuk menyelesaikan penyempurnaan pedoman dasarnya. Tiga bulan setelah batas akhir penyempurnaan pedoman dasar, PSSI diharuskan melakukan pemilihan ulang kepengurusannya.
"Surat resminya sudah kami terima tanggal 6 Februari kemarin. Kami sengaja tidak menyinggung hal ini sebelumnya karena kami fokus ke final Liga Indonesia XIII. Baru sekarang kami konsentrasikan diri untuk menjalankan petunjuk FIFA," aku Sekjen PSSI Nugraha Besoes kemarin.
Menurut Nugraha, PSSI tidak akan mengelak dengan situasi ini. Karena, instruksi dari FIFA sudah sangat jelas. Tugas pertama yang bakal dijalankan PSSI adalah menyelesaikan pedoman dasar sebelum 5 Mei yang menjadi batas akhirnya. Organisasi olahraga yang berdiri pada 1930 tersebut bahkan berjanji akan merampungkan penyelesaian pedoman dasar itu pada akhir Maret.
"Setelah itu kami pasti akan sampai kesitu (pemilihan kepengurusan baru, Red). Cuma, untuk menjalankan ini, kami akan komunikasikan dengan AFC," kata Nugraha.
Surat dari FIFA itu benar-benar tak memberi ruang kepada Nurdin dan anak buahnya di PSSI untuk mengelak atau berkilah. Berdasarkan contoh kasus serupa, pembangkangan terhadap instruksi FIFA akan berbuntut hukuman larangan berkompetisi di ajang internasional seperti yang pernah diterima Kuwait, Iran, Kenya dan beberapa negara lainnya.
Selama ini Nurdin bertahan dengan alasam belum menerima surat resmi dari FIFA tentang perintah untuk mundur. Kini, surat tersebut sudah berada di tangan PSSI. Jadi, mantan manajer PSM Makassar itu pun harus legawa turun dari jabatannya. Sesuai deadline yang digariskan FIFA tadi terhitung sejak keluarnya surat pada 5 Februari, Nurdin sudah harus mundur paling lambat 5 Agutus mendatang.
"Besok saja saya bicara ke teman-teman. Sebab, hari ini saya baru akan membaca surat dari FIFA," kata Nurdin kepada para wartawan saat dihubungi lewat telepon, kemarin.
"Kami berpesan agar jangan terlalu risau dengan surat FIFA ini. Sebab, dalam suratnya, FIFA sangat lembut menyampaikannya. Tidak ada ancaman apapun yang dicantumkan dalam suratnya," tambah Nugraha.

Wah ternyata orangnya Nurdin masih tetep aja bela-belain, padahal dah jelas-jelas salah... Kapan ya Dunia sepakbola kita menjadi profesional seperti negara-negara di Eropa? Tanya Galileo aja dech

Read More......

Senin, 11 Februari 2008

Sejarah Baru, Sriwijaya FC Kawinkan Gelar


Selamat buat Sriwijaya FC...selamat. Di tengah bobroknya kualitas sepakbola Indonesia ternyata masih ada sebuah tim yang menunjukkan sukses tidak hanya dengan keberuntungan semata. Dengan bukti mendapatkan 2 gelar di musim ini, hebat... Begitu juga dengan sosok pelatihnya.
Selamat

Read More......

Minggu, 10 Februari 2008

Sepakbola Indonesia akan jadi apa?


Apa yang akan terjadi dengan sepakbola Indoneisa 10 tahun kedepan? Hancurkah?tenggelamkah? atau menjadi juara dunia?seperti mimpi seorang anak kecil, tapi mimpi hanya sebatas mimpi tidak akan pernah menjadi kenyataan. Benar seperti kata Menpora kita, Sepakbola Indonesia sudah hancur, dengan kebobrokan pengurus kita PSSI yang sok pintar, tapi BODOH... tak pernah melihat kepentingan sebenar-benarnya sepakbola. Yang ada dalam tubuh PSSI sekarang adalah Iblis yang tak pernah mengakui kesalahan.tak akan mau bertanggung jawab dan disalahkan, tetapi mereka membuat kehancuran sepakbola Indonesia demi kepentingan pribadi mereka... OOooo betapa bodohnya kita yang masih mau dipimpin oleh Orang-orang PSSI yang sudah jadi Iblis, iblis pengerat, penjilat dan koruptor...Nurdin Halid Si Ketua Iblis, tetap bisa tersenyum dari balik jeruji besi, melihat suporter tewas, ada kerusuhan tambah tertawa.. Karena dia tetap mendapakat uang, dia sekarang hidup hanya untuk uang bukan untuk sepakbola... Apakah tahun ini akan menjadi tahun terakhir kita dapat melihat sepakbola Indonesia? Sebelum FIFA ingat akan ultimatumnya kepada PSSI, sebelum MENPORA menjatuhkan titahnya....

Read More......

Jumat, 08 Februari 2008

Download Naruto shippudden 46 dan Bleach 159

Episode this week... Naruto sedikit lagi mencapai persembunyian Orochimaru.. Apa yang akan terjadi jika Naruto bertemu Sasuke? Apakah mereka kan bertarung kembali?
Download di sini...
Naruto Shippudden 46
dan disini

Bleach 159
dan disini

Read More......

Rabu, 06 Februari 2008

Wasit Rugikan Juventus

Milan - Italia masih menyibukkan diri dengan kontroversi wasitnya. Koran olahraga terbesar di Negeri Pizza itu, Gazzetta dello Sport, sampai membuat analisis sendiri yang berpotensi kontroversial.

Kesimpulannya saja sensasional karena menganggap Juventus layak memimpin klasemen sementara Seri A, bukannya Inter Milan. Dasarnya? Ya itu tadi: kepemimpinan wasit di lapangan.


Dilansir Goal, harian tersebut membuat tabel "tandingan" dengan memperhitungkan keputusan-keputusan wasit yang dinilai keliru dan akibatnya merugikan tim-tim tertentu. Nah, di situ mereka menganggap Juve yang paling tidak beruntung.

Tim asuhan Claudio Ranieri itu dianggap kehilangan tujuh poin karena keputusan-keputusan wasit. Itu berarti mereka "seharusnya" sudah mengantongi 48 angka sejauh ini dan berhak berada di puncak.

Sebaliknya, Inter dinilai baru "sah" dengan 45 poin, bukan 53 seperti fakta saat ini. Mereka beranggapan klub besutan Roberto Mancini itu, yang belakangan seperti dijadikan "tersangka" utama dalam kontroversi wasit, memperoleh keuntungan delapan poin dari kepemimpinan wasit.

Tim lain yang dinilai cukup sering dirugikan wasit adalah AC Milan. Harga dari kerugian itu ditaksir delapan poin, sehingga Paolo Maldini cs dianggap pantas bertengger di peringkat empat saat ini.

Dari 20 kontestan, hanya lima tim yang dianggap "netral" alias pertandingan mereka berlangsung "sebagaimana mestinya", tanpa kontroversi keputusan wasit. Lima tim tersebut adalah AS Roma, Palermo, Sampdoria, Napoli, dan Parma.

Catatan tabel tandingan versi Gazzetta ini diperkirakan menambah sengit perdebatan soal wasit di Italia -- dan bakal menyulut kemarahan tifosi Inter. Yang cukup unik, Gazzetta berbasis di kota Milan dan dinilai memainkan peran cukup besar dalam membongkar skandal Calciopoli dua tahun lalu, yang menjadikan Jventus sebagai "terpidana" utama karena kerap menyogok wasit.

Berikut ini tabel tandingan tersebut. Poin yang pertama disebutkan adalah versi Gazzetta, sedangkan yang di dalam kurung adalah fakta saat ini:

1. Juventus 48 poin (41)
2. Inter 45 (53)
3. Roma 45 (45)
4. Milan 41 (33)
5. Fiorentina 36 (37)
6. Atalanta 33 (29)
7. Palermo 28 (28)
8. Sampdoria 28 (28)
9. Udinese 28 (33)
10. Napoli 27 (27)
11. Genoa 26 (28)
12. Reggina 25 (18)
13. Lazio 24 (23)
14. Livorno 23 (21)
15. Catania 21 (23)
16. Siena 21 (20)
17. Parma 19 (19)
18. Torino 18 (21)
19. Cagliari 16 (14)
20. Empoli 15 (16)

Read More......

Powered by Beritabola.com